PENTING: UNTUK MELAKUKAN DEPOSIT, KAMI MOHON KONFIRMASI TERLEBIH DAHULU REKENING BANK , TERIMA KASIH ^_^ (MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW 50RB) (PROMO BONUS 100% SABUNG AYAM ONLINE WIN 7X BERUNTUN BEBAS ARENA DENGAN BONUS HINGGA RP.300.000,- DAN PROMO BONUS 100% SABUNG AYAM ONLINE WIN 7X BERUNTUN SATU ARENA DENGAN BONUS HINGGA RP.1000.000,-) (PROMO BONUS DEPOSIT 10% SPORTSBOOK) (PROMO BONUS ROLLINGAN CASINO 0.7% + CASHBACK 5%)
  • CUSTOMER SERVICE 24 JAM
  • PIN Blackberry Messenger D1E070C7
  • WhatsApp - No. Telepon +85511811865
  • Line MessengerSUKABET77
  • WechatSUKABET77
  • Yahoo SUKABET77

Meski Diprotes Dengan Keras, Ketenangan Michael Oliver Tuai Pujian

PUBLISHED 13-04-2018 BY Admin Web SUKABET77 Tags: , , , ,

Meski Diprotes Dengan Keras, Ketenangan Michael Oliver Tuai Pujian

Bandar Judi BolaMeski Diprotes Dengan Keras, Ketenangan Michael Oliver Tuai Pujian. Memimpin di laga perempatfinal Liga Champions bukanlah hal yang mudah. Seperti yang dialami Michael Oliver, yang keputusannya terkait penalti Real Madrid mendapat protes keras dari Juventus.

Meski Diprotes Dengan Keras, Ketenangan Michael Oliver Tuai Pujian

Leg Kedua perempatfinal Liga Champions telah meloloskan Real Madrid. El Real yang menjamu Juventus di Santiago Bernabeu, alami kekalahan di leg kedua. Meski begitu, dengan keunggulan gol tandang di leg pertama, Cristiano Ronaldo dkk. berhasil melaju dengan total agregat 4-3 atas Juventus.

Menjelang berakhirnya pertandingan, wasit Michael Oliver, yang memimpin pertandingan dianggap mengeluarkan keputusan kontroversial. Oliver memberikan penalti pada tuan rumah di masa injury time babak kedua.

Baca Juga : Unggul Total Agregat, Real Madrid Melaju Ke Semifinal Liga Champions

Keputusannya mengenai penalti tersebut menyusul pelanggaran yang dilakukan oleh Mehdi Benatia pada Lucas Vazquez di kotak terlarang. Oliver menganggap Benatia melakukan pelanggaran karena lebih dulu mendorong Vazquez sebelum kakinya menyentuh bola.

Akibatnya, Oliver harus menerima protes keras dari sejumlah pemain Juventus, termasuk sang kapten, Gianluigi Buffon. Belum selesai para punggawa Bianconeri melemparkan kekesalannya, Oliver kemudian menjatuhkan kartu merah pada Buffon.

Kiper senior timnas Italia tersebut, dinilai telah melanggar aturan mengenai penyampaian protes terhadap hakim lapangan lewat protes kerasnya. Hukuman kartu merah tersebut semakin menyulut kemarahan para punggawa klub berjuluk Si Nyonya Tua tersebut.

Saat laga dilanjutkan, Wojciech Szczesny pun dimainkan untuk menggantikan posisi Buffon. Penalti yang dieksekusi oleh Ronaldo pun berhasil merobek jala Szczesny, dan memastikan Madrid tetap melaju di ajang Liga Champions.

Berita Terkait Liga Champions :

Meski diprotes dengan keras, ketenangan Michael Oliver tuai pujian dari para senior. Mereka menilai, apa yang dilakukan oleh Oliver sudah benar. Apalagi Oliver bisa menangani protes keras Juve dengan ketenangan yang luar biasa. Salah satu pujian pun datang dari Graham Poll.

“Michael Oliver mengambil keputusan yang sangat berani terkait laga itu. Tidaklah mudah saat mengambil keputusan di laga sebesar itu, tapi ia membuktikannya dengan baik. Promosinya ke grup elit ofisial di awal tahun lalu, terbukti tidak mengecewakan.” papar mantan wasit top Inggris tersebut.

Bandar Judi Bola  | Agen Casino SBOBET | Promo Sabung Ayam | Bandar Sabung Ayam | Agen Togel Online | Agen Poker Online | Agen Tembak Ikan |Main Sabung Ayam| Judi Sabung Ayam | Sukabet77

PROMO