PENTING: UNTUK MELAKUKAN DEPOSIT, KAMI MOHON KONFIRMASI TERLEBIH DAHULU REKENING BANK , TERIMA KASIH ^_^ (MINIMAL DEPOSIT & WITHDRAW 50RB) (PROMO BONUS 100% SABUNG AYAM ONLINE WIN 7X BERUNTUN BEBAS ARENA DENGAN BONUS HINGGA RP.300.000,- DAN PROMO BONUS 100% SABUNG AYAM ONLINE WIN 7X BERUNTUN SATU ARENA DENGAN BONUS HINGGA RP.1000.000,-) (PROMO BONUS DEPOSIT 10% SPORTSBOOK) (PROMO BONUS ROLLINGAN CASINO 0.7% + CASHBACK 5%)
  • CUSTOMER SERVICE 24 JAM
  • PIN Blackberry Messenger D1E070C7
  • WhatsApp - No. Telepon +85511811865
  • Line MessengerSUKABET77
  • WechatSUKABET77
  • Yahoo SUKABET77

Perjuangan Valentino Rossi Ditahun 2006-2012

PUBLISHED 28-11-2017 BY Admin Web SUKABET77 Tags: , , , ,

Agen Sabung Ayam – Sambungan dari debut awal Valentino Rossi yang meraih puncak kejayaanya dengan perjuangan valentino rossi dan bersama Honda serta Yamaha. Dan memasuki musim 2006 kejayaannya itu memudar yang membuatnya kehilangan gelar.

Ditahun 2006

Perjuangan valentino Rossi

Prestasi bagus yang diraih oleh The Doctor ditahun 2005 tidak membawa hasil yang bagus untuknya di tahun 2006. Itu disebabkan karena isu yang beredar tentang Rossi yang akan hijrah ke Formula 1. Kepanikan itulah yang membuat Yamaha harus merombak kembali Yamaha YZR-M1 agar bisa ditunggang oleh rider lainnya jika Rossi pergi. Semua itu demi mengantisipasi rossi yang akan meninggalkan Yamaha.

Rupanya rombakan itu membuat semuanya menjadi masalah besar. Dimana setiap tikungannya akan selalu bergetar, masalah mesin lainnya. Yang pertama ketika sedang memimpin jalannya balapan disirkuit Le mans-Prancis, Kedua di Sirkuit Laguna Seca Amerika. ketiga di Shanghai. Belum lagi kecelakaan ketika di tabrak Tony Elias saat seri perdana disirkuit Jerez. Kemudian kecelakaan yang membuat tulang tangan retak yang membuat ketinggalan 43 point dari Nicky Hayden pada klasemen sementara.

Banyak masalah yang menimpa Valentino Rossi ditahun 2006. Parahnya lagi ketika persaingan perebutan gelar di dirkuit Valencia ditengah balapan hingga sisa 5 lap Valentino Rossi terjatuh yang harus rela gelarnya di rebut oleh Nicky Hayden denga selisih 4 poin.

Ditahun 2007

 Bandar Sabung Ayam – Gagal mempertahankan gelar membuat Rossi gagal ingin meninggalkan MotoGP dan Rossi pun memperpanjang kontraknya hingga 2 musim kedepan. Valentino Rossi terlalu fokus untuk menyempurnakan Motor YZR-M1 yang membuat keteteran di awal musim 2007. Rossi menjadi bulan-bulanan Casey Stoner yang  menunggang kuda besi Ducati. Keadaan dipermasalahkan dari masalah ban yang sudah tidak dapat memesan ban sesuai karakter pembalap lagi.

Sekali lagi rossi gagal mendapatkan gelar juara dunia ini bahkan untukmenjadi runner up saja juga tidak dapat karena terserang dari Dani Pedrosa. Padahal posisi saat itu Rossi dengan mengalami cedera. Namun semua itu karena terlalu banyak settingan dari motor dan memang Casey Stoner mengunggang Ducati juga sangat cepat.

Ditahun 2008

Dimusim 2008 ini Rossi mendapatkan komentar miring mengenai masalah penyuplai ban. Masalah ini dianggap oleh kalangan masyarakat hanya untuk mengkambing hitamkan kekalahannya di musim 2007. Apalagi kekalahannya di awal musim tanpa podium yang diduduki oleh rekan setimnya yang menggunakan ban Michelin.

Kebahagian itu datang setelah diseri MotoGP China disirkuit Shanghai, dimana gelar juara dunia yang sudah 2 kali hilang itupun kembali padanya. Kemudian Rossi merayakan kembali gelar juaranya dengan memakai kaus bertulisan  ” Scusate Il Ritardo” (Sorry for The Delay).

Ditahun 2009

Disirkuit Assen, belanda merupakan sirkuit yang bersejarah buat Rossi dimana dia memenangkan balapan yang ke100 kalinya. Perayaan itu dilakukan bersama dengan legendaris MotoGP lain yaitu Giacomo Agostini yang merupakan pembalap yang lebih banyak menang daripada Rossi. Dimusim ini Rossi sudah merasakan energi dari Jorge Lorenzo yang akan menjadi lawan tangguhnya. Itu sebabnya Rossi selalu memintah pada Pihak Yamaha untuk membuat management yang terpisah. Perasaan yang tidak enak itu muncul ketika Lorenzo terus membayangi dibelakang, Namun karena kurangnya pengalaman yang membuat rossi meraih gelar juaranya.

Ditahun 2010

perjuangan Valentino Rossi

Tidak puas dengan management yang berbeda dan tembok terpisah, Rossi pun menjaga jaraknya dengan rekan setimnya. Dengan begitu Rossi hanya melakukannya dengan penuh keceriaan saja dimana dirinya menjadi juara sering di sirkuit Losail-Qatar. Semuanya sirna ketika 2 seri selanjutnya dijuarai oleh rekannya Jorge Lorenzo. Saat disirkuit Mugello Rossi berniat akan meraih kemenangan dengan pendukung sendiri. Namun kembali lagi kecelakaan yang menimpa Valentino Rossi. Perjuangan Valentino Rossi pun harus terhentikan karena patah tulang kaki yang diperkirakan baru bisa tampil diseri ke 9. Selama beberapa seri dilewatkan tanpa Rossi tentunya membuat suasana MotoGP Mania diseluruh dunia menantikan kehadirannya itu. Para Rivalnya juga menunggu kehadiran The Doctor ini.

Ditahun 2011 Perjuangan Valentino Rossi Di Ducati

Ditahun 2011 Rossi meninggalkan Yamaha. Kepindahan Rossi dikarenakan ketidak cocokan dengan rekan setimnya Jorge Lorenzo. Isu lain yang kedua adalah Rossi akan bergabung dengan Aprillia tim pabrikan asal negaranya. Ketiga Rossi ingin bisa juara dunia dengan motor apapun, bukan hanya Honda dan Yamaha saja yang ada dikelas MotoGP. Dengan begitu Rossi pun memutuskan untuk bergabung dengan Ducati. Namun bersama Ducati perjuangan Valentino Rossi tidak berjalan mulus hingga akhir musim Rossi hanya berada diperingakt ke 7 klasemen akhir.

Ditahun 2012 Meninggalkan Ducati

Perjuangan Valentino Rossi dimusim 2012 bersama dengan Ducati juga tidak berjalan mulus. Banyak orang berfikir bahwa Rossi mungin akan kembali podium pada musim ini. Namun hasil yang diberikan oleh Rossi tidak sebagus apa yang dilakukan. Selama musim 2012 ini Rossi hanya mampu melakukan yang terbaik menjadi Runner Up Prancis dan san marino dan dibawah rata-rata. Dengan menyisahkan 8 serinya Rossi pun memutuskan untuk kembali keYamaha dan memang hal yang cukup memalukan karena gagal meraih hasil sempurna dengan Ducati. Walau gagal dalam meraih juara bersama Ducati Rossi tidak pernah merasa menyesal karena merupakan tantangan terbesar untuk bisa menjuarai dengan motor Ducati ini. Bila masih ada kesempatan mungkin saya akan kembali lagi di Ducati dan bertahan hingga mencapai kemenangan.

PROMO